Di gerobak dim sum, siumai paling mudah dikenali: mulutnya terbuka, isinya menonjol dengan warna oranye keemasan dari udang dan telur ikan. Berbeda dari bakpao, siumai tidak ditutup rapat.
Versi Kanton memakai udang segar cincang kasar dicampur daging babi, jamur shiitake, dan tepung tapioka agar kenyal. Di Indonesia siumai sering disantap dengan bakpao atau nasi, rasanya lebih kuat dan udangnya lebih sedikit.
Bahan untuk 20 buah
- 200 g udang segar cincang kasar
- 150 g daging babi giling
- 3 jamur shiitake rendam, cincang halus
- 1 sdm tepung tapioka, 1 sdm minyak wijen, 1 sdm kecap
- 20 lembar kulit siumai bulat
- Telur ikan atau wortel cincang untuk hiasan
Cara membuat
- Aduk udang, daging, jamur dengan bumbu searah selama 5 menit sampai lengket.
- Dinginkan isi 20 menit agar mudah dibentuk.
- Letakkan kulit di telapak tangan, beri isi, tarik tepi membentuk lingkaran tanpa menutup mulut.
- Tekan pelan agar permukaan rata, letakkan telur ikan di atasnya.
- Kukus 8 menit dengan api besar.
Tips menjaga kekenyalan
Jangan memblender udang sampai halus, cukup cincang dengan pisau. Aduk isi searah agar protein mengikat dan terbentuk elastisitas.
Pertanyaan umum
Bisa tanpa udang?
Bisa, ganti dengan daging babi dan tambah jamur. Namun rasa manis alaminya berkurang.
Siumai kukus terasa kering?
Isi kurang cairan atau dikukus terlalu lama. Tambahkan 1 sdm kaldu ke isi dan kukus tepat 8 menit.