Mie sapi kuah adalah hidangan ikonik Taiwan, berasal dari perkampungan tentara setelah tahun 1949. Setiap daerah punya resep sendiri: Taipei menekankan rasa pekat doubanjiang, Tainan lebih manis dan banyak jahe.
Kesamaannya adalah kuah harus bening tetapi pekat, daging empuk sampai terurai seratnya, dan mi kenyal pas. Hidangan ini biasanya disantap dengan asinan sawi untuk menetralkan lemak.
Bahan untuk 4 porsi
- 1 kg tulang sapi, 600 g sengkel sapi
- 2 sdm doubanjiang, 3 sdm kecap
- 1 ruas jahe, 2 batang kayu manis, 3 pekak, 2 daun salam
- 1 bawang bombai, 3 siung bawang putih
- 400 g mi segar, sawi hijau, daun bawang
Cara membuat
- Rebus tulang dan sengkel 5 menit dalam air mendidih, cuci bersih kotorannya.
- Bakar sebentar jahe dan bawang bombai sampai harum, masukkan ke panci bersama tulang, bumbu, dan air.
- Rebus api kecil 6 jam, buang kotoran yang mengapung.
- Angkat sengkel setelah 2 jam, dinginkan lalu iris.
- Rebus mi, tata daging dan sawi di mangkuk, siram kuah panas.
Tips kuah tetap bening
Jangan merebus dengan didih besar sepanjang waktu, cukup mendidih pelan. Jika kuah keruh, masukkan putih telur dan buang kotorannya untuk menjernihkan.
Pertanyaan umum
Bisa pakai panci presto?
Bisa, waktu turun menjadi 45 menit. Namun kuahnya kurang bening dibanding rebusan tradisional.
Bisa pakai daging urat?
Sangat baik, urat memberi kelembutan kenyal khas, cukup rebus tambahan 30 menit.