Mie goreng renyah adalah menu akrab di restoran Tionghoa Indonesia, tetapi banyak orang belum tahu cara membuatnya dengan benar. Mi telur direbus matang, ditiriskan, lalu digoreng menjadi lempengan pipih sampai kedua sisi kekuningan dan renyah.
Setelah itu juru masak menumis daging, udang, dan sayur dengan saus kental lalu menuangkannya di atas lempengan mi. Saat disantap, bagian bawah menyerap saus dan melembut, sementara bagian atas tetap renyah.
Bahan untuk 2 porsi
- 200 g mi telur kering
- 150 g daging babi atau ayam iris
- 100 g udang, 100 g sawi hijau, 50 g wortel
- 1 sdm saus tiram, 1 sdm kecap, 1 sdm tepung tapioka
- 2 siung bawang putih, 200 ml kaldu
Cara membuat
- Rebus mi sampai matang, bilas air dingin, tiriskan benar-benar.
- Panaskan minyak, tekan mi menjadi lempengan, goreng kekuningan dua sisi, angkat.
- Tumis bawang putih, daging, udang, dan sayur dengan saus tiram dan kecap.
- Tambahkan kaldu, didihkan, kentalkan dengan tapioka.
- Siram saus di atas lempengan mi, santap segera selagi renyah.
Kenapa mi jadi lembek
Mi yang masih berair akan memercikkan minyak dan tidak renyah. Tiriskan minimal 10 menit, boleh dibantu kain bersih untuk menyerap kelembapan.
Pertanyaan umum
Bisa pakai mi basah?
Bisa, tetapi mi basah mengandung lebih banyak air sehingga sulit renyah. Sebaiknya kukus dulu lalu goreng.
Bagaimana agar mi tidak pecah saat digoreng?
Tekan mi menjadi lempengan padat sebelum masuk minyak, dan jangan membalik terlalu cepat.